Untuk penggunaan Email UGM pada Google Scholar :
1. Staff / Dosen : menggunakan email @ugm.ac.id atau @mail.ugm.ac.id (staff alumni UGM)
2. Mahasiswa : menggunakan email @gmail.com atau yang sejenis
Penggunaan email unit kerja (nama_unit@ugm.ac.id) tidak diberikan akses ke Google Scholar (menghindari blacklist webometric)
3. Alumi :
Disarankan untuk membuat akun Google Scholar menggunakan akun Gmail pribadi sebagai akun utama. Setelah itu, tambahkan alamat email kampus atau kantor pada bagian email verifikasi.
Dengan cara ini, kepemilikan akun Google Scholar tetap berada di bawah akun pribadi Anda. Apabila di kemudian hari Anda lulus, pensiun, atau berpindah institusi sehingga email kampus/kantor dinonaktifkan, Anda tetap dapat mengakses dan mengelola profil Google Scholar tanpa kehilangan akun maupun riwayat publikasi yang telah terhubung.
Tahap Pergantian Email di Google Scholar :
1. Masuk ke Google Scholar
Buka **Google Scholar** dan login menggunakan akun Google yang saat ini terhubung dengan profil Anda.
2. Buka Profil
Klik **My profile (Profil Saya)**.
3. Edit Profil
Klik ikon **pensil (Edit)** di bagian atas profil.
4. Ubah atau Tambahkan Email
Pada bagian **Email for verification** (Email untuk verifikasi):
* Masukkan alamat email institusi yang baru (misalnya email kampus atau kantor).
* Klik **Save**.
Email verifikasi tidak harus menjadi akun Google yang digunakan untuk login. Email ini hanya digunakan untuk memverifikasi afiliasi institusi.
5. Verifikasi Email
* Google Scholar akan mengirim email verifikasi ke alamat email institusi yang baru.
* Buka email tersebut.
* Klik tautan **Verify**.
Setelah berhasil diverifikasi, pada profil akan muncul tanda centang dan keterangan seperti:
**Verified email at ugm.ac.id**
Jika ingin mengganti akun login (Gmail utama)
Perlu diketahui bahwa **Google Scholar tidak menyediakan fitur untuk memindahkan profil dari satu akun Google ke akun Google lain**.
Jika tujuan Anda adalah menggunakan Gmail pribadi sebagai akun utama, ada dua kemungkinan:
Kasus 1 – Profil sudah dibuat dengan Gmail pribadi
Tidak perlu mengganti apa pun. Cukup ubah atau tambahkan email verifikasi institusi sesuai langkah di atas.
Kasus 2 – Profil dibuat menggunakan akun Google kampus/kantor
Sayangnya, profil tersebut **tidak dapat dipindahkan** ke akun Google pribadi.
Pilihannya adalah:
1. Tetap menggunakan akun Google lama selama masih bisa diakses.
2. Membuat profil Google Scholar baru menggunakan Gmail pribadi (kurang disarankan jika profil lama sudah memiliki banyak sitasi dan indeks).
Praktik Terbaik
* ✅ Gunakan **Gmail pribadi** sebagai akun Google untuk login.
* ✅ Tambahkan **email kampus/kantor** sebagai **email verifikasi**.
* ✅ Jangan menggunakan akun Google yang bergantung pada institusi sebagai satu-satunya cara masuk ke Google Scholar.
* ✅ Pastikan email institusi tetap aktif saat proses verifikasi berlangsung.
Konfigurasi ini membuat Anda tetap memiliki akses ke profil Google Scholar meskipun suatu saat pindah institusi atau email kantor/kampus dinonaktifkan.